Senin, 27 April 2009

Alpukat dalam Tangki Bahan Bakar

Saat ini, hampir 80% kebutuhan energi dunia dipenuhi oleh bahan bakar fosil. Padahal, seperti kita ketahui, penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan karena turut berkontribusi terhadap timbulnya global warming. Oleh karena itu, sudah saatnya kita melepaskan diri dari ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan mulai beralih ke bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar alternatif tersebut yaitu biodiesel.

Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari alkil ester rantai pendek yang diperoleh melalui trans-esterifikasi minyak nabati atau lemak hewan. Nama jarak pagar, malapari, sawit tentunya sudah familiar bagi kita sebagai sumber biodiesel yang populer di Indonesia saat ini. Namun, pernahkah teman-teman mendengar biodiesel dari alpukat? Buah yang sering kita konsumsi dalam bentuk juice atau potongan-potongan kecil dalam es campur.

Bagi penjaja es campur, mungkin biji alpukat hanya menjadi jatah keranjang sampah. Setelah dagingnya diambil, biji kemudian dibuang percuma. Namun beberapa tahun kedepan, biji Persea americana pasti bakal jadi rebutan. Minyak biji alpukat mengandung fatty acid methyl esters yang berpotensi sebagai bahan bakar alternatif: avocado biodiesel. Alpukat memiliki kandungan minyak yang cukup tinggi. Pada tabel di bawah ini akan ditunjukkan perolehan minyak/ha lahan dari beberapa tumbuhan.

Tanaman Perolehan
[kg/ha]
Perolehan
[liter/ha]
keledai 375 446
jarak 1590 1892
bunga matahari 800 952
alpukat 2217 2638
kacang tanah 890 1059
sawit 5000 5950

Dari tabel, dapat dilihat bahwa kandungan minyak alpukat lebih tinggi dibandingkan tanaman-tanaman seperti kedelai, jarak, bunga matahari, dan kacang tanah. Namun, kandungan minyak alpukat masih lebih rendah dibandingkan sawit.

Image “sebutir buah sejuta manfaat” sesaat lagi bakal disandang alpukat. Daging buah yang lezat berpadu dengan minyak biji yang dapat digunakan sebagai biodiesel. Kelak bisa saja mobil berbahan bakar minyak alpukat akan melintas dijalanan layaknya mobil biasa. Apakah mungkin? Jawabnya mungkin saja. Sebab hal itu sudah terjadi di Amerika Serikat sejak akhir 2004. Serombongan ekolog yang dipimpin Zak Zaidman melakukan melakukan perjalanan dari California ke Costarica berkendaraan bus berbahan bakar biodiesel alpukat. Bus keluaran sebuah pabrik di Amerika serikat tahun 1974 itu diisi dengan 130 liter minyak alpukat. Bus melintasi Guatemala, El Savador, Honduras, Nicaragua, dan terakhir Costarica dengan bahan bakar tersisa 55 liter. Hal itu karena kadar belarang dalam Persea americana kurang dari 15 ppm (kadar belerang solar umumnya 1500-4100 ppm) sehingga pembakaran berlangsung sempurna. Emisi CO dan CO2 bisa ditekan sehingga polusi udara pun bisa dikurangi.

Beragam penelitian mendukung penggunaan minyak alpukat sebagai biodiesel. The National Biodiesel Foundation (NBF), telah meneliti buah alpukat sebagai bahan bakar sejak 1994. Joe Jobe, executive director NBF, memaparkan bahwa alpukat mengandung lemak nabati yang tersusun dari senyawa alkyl ester. Bahan ester itu memiliki komposisi sama dengan bahan bakar diesel solar, bahkan lebih baik nilai cetane nya dibandingkan solar sehingga pantas bila gas buangannya pun lebih ramah lingkungan.

Indonesia sebagai negara agraris, kaya akan berbagai jenis tanaman. Alpukat hanyalah satu dari berbagai jenis tanaman tersebut. Masih banyak tanaman-tanaman lain yang berpotensi digunakan sebagai sumber biodiesel. Bahkan mungkin tanaman-tanaman tersebut ada di sekitar kita, tetapi kita tidak menyadari potensi yang dimilikinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi teman-teman.

Sumber : Wikipedia, http://www.avocadosource.com, http://www.bppt.go.id

www.majari.com

13 komentar:

  1. wow..
    gambar alpukat n strawberi nya sangat menggiurkan,yap..
    he..
    klo aq gak salah tangkep itu dari biji alpukatnya doank kn..!?
    tp mang dlm shari bisa mHasilkan minyak unk bahan bakar kendaraan khusus ini y?
    he,,
    ngerti ga yap mxdqu?

    BalasHapus
  2. iya din,,
    din, sebenernya artikel yang buat OPB gw bkn yg ini,hehehe.

    BalasHapus
  3. Yap, komentar pertama begitu buka blog kamu adalah "ya ampun, strawberrynya cantik banget, jadi pengen strawberry>.<"..komentar kedua begitu mulai baca postingan teratas yaitu "wah, mupeng sama alpukatnya yang seger. Pengen jus alpukat>.<"..hahahaha
    Lalu sekarang ni komen setelah baca postingannya,,hehehe
    Tadinya, waktu pertama baca judulnya, saya pikir yang mau dibuat sebagai biodiesel itu adalah dagingnya, sehingga spontan saya merasa sayang. Tapi ternyata yang digunakan bijinya ya?
    Wah, wah, bagus banget kalau indonesia juga mengembangkannya dengan optimal. Jadi sumber baru untuk lahan biodiesel ni..siapa tau nanti emisi gasnya jadi aroma alpukat gitu..hahahahaaha..just kidding^o^

    BalasHapus
  4. baru tahu klo alpukat bisa buat biodisel hehehhe...
    bagus2,buat tambah2 pengetahuan hehehehe

    BalasHapus
  5. mudah2an kedepannya industri biodiesel kyak yang kamu tuliskan bener2 dapat menggantikan bahan bakar dari fosil (minyak bumi dll.)

    BalasHapus
  6. biodiesel alpukat...???
    baru tau,,,,he,,,
    itu bus yang pake biodiesel alpukat bisa dipenjem indonesia dulu g...???? ha...ha...

    BalasHapus
  7. sebenernya bagus juga buat pengganti bahan bakar.
    tapi bukannya alpukat itu agak-agak jarang ya??

    BalasHapus
  8. enakan koment yang ini ayu apriyanti with "Y" hahaha.my favorite name for u.hoho


    nanti bakal terjadi diaolg macam ini pulak??
    mahasiswa :"mas,jus alpokat 1!!!"
    pedagang :"mending ke POM BENSIN aja"
    M :"Koq bisa???"
    Pedagang :"Premium habis makanya dipake buat biodiesel"


    hahahha

    visit mine at ryukizekay.dagdigdug.com

    BalasHapus
  9. Yap, ga rela, yap...
    Mendingan alpukatnya di makan...
    He3..
    Tapi kalo dibuat biodiese bukannya membutuhkan alpukat dalam jumlah yang sangat banyak kan??
    he3...

    BalasHapus
  10. ummm..
    bagus juga si idenya biodiesel dari biji buah alpukat..
    selain emang termasuk SDA yang bisa diperbarui seenggaknya kita juga bisa manfaatin terlebih dulu daging buahnya yang diminati bnyk orang..hehe
    untung jus alpukat di jogja ga mahal2 bgt yap..hehe..
    gitu aj deh bu.. dag!!!

    BalasHapus
  11. wah,,baru tau kalo alpukat ternyata bisa jadi biodiesel..
    abis biasanya alpukat cuma buat juice sama dimakan doang..hehe..
    jadi nambah ilmu lagi nih kalo ternyata buah2an kayak gitu bisa jadi bahan bakar..

    BalasHapus
  12. kok kayaknya sayang juga ya kalo biji buah jadi bahan bakar,,
    kayaknya mending bijinya ditanam trus kita dapat buah yang banyak untuk dikonsumsi..
    tapi boleh juga sih ide pakai bahan bakar biji buah.

    BalasHapus
  13. iyh lucu,, biodiesel dari alpukat..

    emang bener yap,, minyaknya alpukat banyak.. kalo kita minum jus alpukat kebanyakan bisa gendut nanti.. hehehe..

    tapi ternyata gunanya oke banget loh, bisa dibikin biodiesel selain oke juga buat jantung kita..

    BalasHapus